BFG, FF Terjemahan, SNSD, SOSHI FF

Back For Good Chapter 3

Back for Good

Author : Stephan

Indo Trans : (Shin Min Rin aka sasyaa95)

Title : Back for Good

Genre : Romance, Yuri.

Main cast : TaeNy,

Sub cast : Yulsic, Juhyun, Sunny.

Original story : http://stephanstarr.livejournal.com/

Warning :  The following story is fictional and doesn’t depict any actual person or event.

OST :

  1. Adele – Someone Like You
  2. Adele – Don’t You Remember
  3. Taylor Swift – Forever and Always
  4. Taylor Swift – Come back be here
  5. Taylor Swift – Back to December
  6. Taylor Swift – Tears Raindrops on my Guitar
  7. Taylor Swift – You are Not Sorry
  8. Avril Lavigne – When Youre Gone
  9. Avril Lavigne – Wish You Were Here
  10. Avril Lavigne – Remember When
  11. Taeyeon SNSD – Closser
  12. Glee Cast – Jar of Heart
  13. Rihana – Take a Bow

Ps. Siapin ‘playlist’ lagu2 diatas biar tambah mantep bacanya.. hehehe XD

When you walk away

I count the steps that you take

Do you see how much I need you right now? 

(Avril Lavigne – When Youre Gone)

Chapter 3

“Apakah kau, Kim Taeyeon bersedia menikahi wanita cantik ini dengan sah, untuk saling mencintai dan mengasihi, dikala sakit dan sehat, dikala kaya dan miskin, sampai akhir hayat?”

“Aku bersedia dan selalu.”

“Dan kau…?”

“A—aku minta maaf, Taeyeon.”

“Apa kau yakin tentang ini Taeng?”

Sunny yang khawatir, mengernyih ke arah sahabatnya saat ia tahu dimana upacara pernikahan Kwon-Jung akan dislenggarakan.

“Tentu saja.” Kata Taeyeon saat ia menutup resleting kopernya, “ini sudah empat tahun Sunny. Aku sungguh yakin aku akan dapat mengerjakan semua pekerjaanku tanpa menangis.” Ia tertawa kecil.

“Ingin kutemani?”

“Oh, tidak usah buddy. Kau tidak akan menggunakan masa laluku yang tragis untuk memberi jaminan pada KLIENMU, tak peduli betapa gila dan beratnya mereka.” Taeyeon memberi tatapan peringatan pada Sunny sebelum lanjut mengecek kamera dan perlengkapan lainnya.

“Selain itu, ini hanya untuk dua minggu. Ini juga akan menjadi liburan pendek bagiku dan aku benar-benar ingin melepaskan segalanya. Di pantai itu.”

“Taeng…”

Taeyeon mendengar suara lembut Sunny dan menghentikan apapun yang sedang ia lakukan. Ia mendekatinya dan memegang tangannya sebelum memberi pelukan untuk meyakinkannya.

“Aku baik-baik saja Sunny, aku yakin. Aku tahu, aku takpernah berhasil untuk move on, dan aku tahu ini sudah terjadi selama bertahun-tahun, tapi… Aku mencintainya, aku masih mencintainya. Aku bersungguh-sungguh tentang apa yang aku katakan di altar itu, sampai akhir hayat, bersama ataupun tidak….” Tanpa sadar, Taeyeon menggenggam sepasang cincin di kalungnya saat ia kembali mengemasi kopernya. Sunny menyadari gerak-geriknya, namun ia memilih untuk tetap diam. Ia sadar, sahabatnya itu kini tengah terluka.

Taeyeon sudah pecah dan terlalu sulit untuk kembali seperti semula, tak peduli seberapa lihai dia bersembunyi di balik senyum dan seringainya.

“Baiklah.. Hanya saja… hubungi aku segera setelah kau sampai disana, okay? Dan hubungi aku jika terjadi apa-apa, aku bersungguh-sungguh Taeyeon. Apapun.”

Taeyeon membalas pelukan Sunny.

Yes Mom..” Taeyeon tertawa kecil.

Sunny memutar bola matanya sambil memukul bagian belakang kepala Taeyeon yang masih keras kepala.

_____

“Hey, kau menepatinya!”

Taeyeon melihat Yuri berlari cepat menghampirinya sambil berputar-putar. Ia mengulurkan tangannya untuk menjabat Yuri namun ia hampir terjatuh di atas pasir saat klien-yang berubah menjadi-teman tiba-tiba saja menerkam dan memeluknya.

Seobang, lepaskan gadis malang itu.” Yuri melepaskan Taeyeon yang merasa canggung saat suara Jessica menggema kemudian dengan malu-malu ia menggaruk kepala. “Kumohon maafkan dia, ia tidak tahu bagaimana cara untuk mengontrol dirinya sendiri. Hai, akhirnya kau datang juga kemari.” Jessica berjalan menghampiri Taeyeon dan perlahan memberinya pelukan lembut sambil mengelus punggungnya.

“Aku senang dapat berada disini.” Bisik Taeyeon saat ia membalas pelukannya.

Mereka bertiga telah memutuskan untuk membangun hubungan yang lebih dekat, bersahabat. Meskipun berawal sebagai klien biasa. Mereka telah bertemu setiap minggu dalam tiga bulan ini, lalu berubah hampir setiap hari saat mereka berpindah tujuan dari mendiskusikan pesta pernikahan menjadi hanya sekedar berkumpul dan mengobrol. Katakanlah bahwa mereka telah melewati masa perkenalan adalah pendeskripsian paling tepat untuk hubungan mereka saat ini.

“Maaf Taeyeon. Aku hanya sangat cemas, maksudku, aku khawatir jika mungkin klienmu sebelumnya memutuskan untuk mengembalikan pesanannya dan aku sangat, sangat, sangat ingin memiliki foto pernikahan yang cantik dengan Sica babyku dan yeah… Dan sekarang aku hanya mengoceh, maaf.”

Taeyeon melihat Jessica mendekati dan memeluk Yuri kemudian memberinya kecupan di pipi. Ia merasa gumpalan di tenggorokannya semakin kaku kemudian dengan segera ia memalingkan muka dari pasangan tersebut.

Ia melihat masih banyak pasangan-pasangan lain di pantai itu yang melingkupi mereka, dan ia tak dapat berbuat apa-apa kecuali menggelengkan kepala saat masa lalu itu kembali mengingatkannya.

‘Kurasa Sunny benar. Proyek ini sama saja dengan bunuh diri…’

“Hey, apa kau baik-baik saja?” Yuri mendapati tatapan tidak nyaman di wajah Taeyeon.

“Yeah, aku baik-baik saja. Hanya kelelahan setelah perjalanan panjang, itu saja.”

Taeyeon berusaha untuk menyembunyikan ketidaknyamanannya dengan seringai dorky, dan beruntung karena ketidaktahuan pasangan itu tentang masa lalunya, mereka percaya saja dengan Taeyeon.

“Baiklah, ayo pergi dan memesan kamar untukmu jadi kau dapat beristirahat—..”

“Permisi Ms. Kwon.”

Ketiganya menoleh kearah seorang pria yang terlihat seperti manager hotel. Pria malang itu berlari dengan terengah-engah ke arah mereka. Dia berhenti tepat di depan mereka, tangannya berada tepat di lututnya saat ia berusaha untuk kembali bernapas.

“A—aku minta maaf, Ms. Kwon, Ms. Jung, namun sepertinya sedang ada….. sedikit masalah dengan ruangan yang anda pesan.”

Yuri mengernyit pada manager itu.

Dan Taeyeon bersumpah jika ia dapat mendengar degup jantung manager itu tak beraturan dari tempat dimana ia berdiri saat Jessica menatapnya dengan tatapan mematikan.

_____

Ia merasakan pasir mengelitik telapak kakinya. Dia mengubur jari kakinya lebih dalam pada butiran-butiran pasir itu, membuatnya mendesah lembut. Sudah empat tahun lamanya, menatap kaki langit yang pernah menjadi saksi hatinya yang patah.

Taeyeon menempatkan kamera di depan wajahnya untuk menjepret matahari terbenam. Hal itu membuat langit terlihat seperti lukisan abstrak dari campuran warna merah muda dan biru dan ungu, sangat sempurna.

Klik.

Sangat cantik.

Dengan lembut Taeyeon menggantungkan tali kamera di pundaknya, matanya masih terpaku pada bola api yang perlahan tenggelam di bawah perairan.

“Miss Kim,” ia menoleh ke arah suara tersebut. “kita meminta maaf atas gangguan yang terjadi beberapa waktu yang lalu namun akhirnya pihak hotel telah membenahi semuanya dan kamarmu sudah siap. Sekarang, jika kau sudah siap, aku akan menunjukkan kamarmu.”

“Tidak masalah, terimakasih.”

Ia tersenyum atas keramahan pegawai hotel sebelum kembali mengikuti pria menuju masuk.

Taeyeon melihat Yuri di lobi dan gadis itu lantas menghampirinya.

“Aku punya berita baik dan buruk. Mana yang ingin kau dengar terlebih dahulu?”

“Berita baik. Katakan.”

“Begini, mereka akhirnya memutuskan untuk memberimu sebuah kamar, sebenarnya kamarnya sangat nyaman, setelah Jessica mengancam akan memberi review yang buruk atas hotel ini, namun…”

Taeyeon bergidik mendengarnya. Jessica adalah editor majalah terkenal dan artikel sederhana tentang betapa buruknya pelayanan yang diberikan oleh pihak hotel padanya akan akan menyebar dengan cepat sekali.

“Aku menduga kata ‘tapi’ itu sebagai berita buruknya?” Taeyeon menantang Yuri untuk melanjutkan.

“Namun kau harus berbagi dengan seorang pendamping pengantin wanita.”

Taeyeon hendak berkata sesuatu saat Yuri tiba-tiba saja menyelanya.

“Namun, kau tidak usah khawatir tentang privasinya karena ruangan itu memiliki dua kamar yang terpisah dan hanya tergabung dengan ruang tamu saja. Kau juga mendapatkan kamar mandi sendiri di dalam kamarmu, jadi kumohon, kumohon, kumohon dengan sangat, jangan membatalkan proyek ini…”

“Serius Yuri, mengapa kau terus berpikir jika aku akan menyingkirkan pesta pernikahanmu? Aku sudah mengatakan iya, bukan? Dan kau adalah temanku sekarang, kau dan Jessica, jadi aku tidak akan mengkhianatimu, okay? Dan jika ini masih belum cukup untuk membuatmu merasa lebih tenang, aku telah menandatangani kontraknya.” Taeyeon meyakinkan Yuri saat tawanya berubah menjadi kikikan.

“Terimakasih, Taeyeon.” Yuri mendesah lega saat Taeyeon tersenyum meyakinkannya.

“Tidak masalah.” Taeyeon dengan canggung mengayunkan lengannya pada pundak Yuri sambil setengah menyeret gadis itu ke arah pria yang telah menunggu mereka di samping lift. “Lagipula, sepertinya aku belum pernah bertemu dengan pendamping pengantin wanita itu sebelumnya.”

Mereka sekarang sudah berada di dalam lift, sebenarnya Taeyeon merasa tidak nyaman jika dia harus tinggal dengan orang asing, Taeyeon akan sangat menghargai jika setidaknya dia tahu dengan siapa dia akan berbagi hotel dua minggu yang akan datang.

“Oh, dia adalah sahabat Jessica dari Amerika. Dia akan sampai malam ini, kurasa. Jangan khawatir, dia sangat baik walaupun sedikit cerewet, namun benar-benar baik dan ramah. Oh, dan dia juga memiliki anak kecil namun anak itu sangat manis dan sopan. Kuharap kau tidak keberatan…”

“Aku akan sangat senang jika memiliki anak denganmu suatu hari nanti.”

“Huh? Bagaimana bisa kita akan—..”

“Ada bayak cara, sweetie. Kita dapat mengadopsi atau mungkin membuatnya dengan bantuan dokter. Cara apapun, aku akan membangun keluarga bahagia bersamamu.”

“Cheesy TaeTae.”

“Jangan cemas, aku suka anak kecil. Dan aku juga sudah terbiasa dengan kebisingan,” Taeyeon tertawa kecil, senyum sedih mengembang di bibirnya saat ia berpikir tentang ‘nya’.

_____

-TBC-

Iklan

45 thoughts on “Back For Good Chapter 3”

  1. kayaknya nih masa lalu bukan hanya terlalu sakit dan pahit tapi juga kejam karena telah memisahkan mereka berdua..

  2. emm aku udah baca ff ini 2 kali , dan ff ini pas bgt sama keadaan taeny yang sekarang :”(
    i miss taeny moment :’)

Komentar tidak dipungut biaya ✿ Tae♡Ny ✿

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s