BFG, FF Terjemahan, SNSD, SOSHI FF

Back For Good Chapter 5

Back for Good

Author : Stephan

Indo Trans : (Shin Min Rin aka sasyaa95)

Title : Back for Good

Genre : Romance, Yuri.

Main cast : TaeNy,

Sub cast : Yulsic, Juhyun, Sunny.

Original story : http://stephanstarr.livejournal.com/

Warning :  The following story is fictional and doesn’t depict any actual person or event.

OST :

  1. Adele – Someone Like You
  2. Adele – Don’t You Remember
  3. Taylor Swift – Forever and Always
  4. Taylor Swift – Come back be here
  5. Taylor Swift – Back to December
  6. Taylor Swift – Tears Raindrops on my Guitar
  7. Taylor Swift – You are Not Sorry
  8. Taylor Swift – Sad Beautiful Tragic
  9. Avril Lavigne – When Youre Gone
  10. Avril Lavigne – Wish You Were Here
  11. Avril Lavigne – Remember When
  12. Taeyeon SNSD – Closser
  13. Christina Perri – Jar of Hearts
  14. Rihana – Take a Bow
  15. Maroon 5 – Sad

Ps. Siapin ‘playlist’ lagu2 diatas biar tambah mantep bacanya.. hehehe XD

Man, it’s been a long night
Just sitting here, trying not to look back
Still looking at the road we never drove on
And wondering if the one I chose was the right one

(Maroon 5 – Sad)

Chapter 5

Ada satu hal di malam ini yang membuatnya merasa lebih tenang. Bukan suara desiran ombak yang membelai bibir pantai dengan lembut atau suara angin yang perlahan berbisik di telinganya, namun hanya merasa tenggelam dalam kelamnya kesunyian malam telah membuatnya merasa aman dan damai, sekalipun sedikit kesepian.

Taeyeon duduk di pinggir pantai dan menghela napas dalam saat ia mendekap tubuhnya sendiri. Sudah satu jam penuh sejak ia pergi meninggalkan bar dan sampai sekarang hatinya masih belum terasa tenang semenjak pertemuan tak terduga mereka.

Bahkan percakapan singkat dengan Sunny melalui telepon sama sekali tidak membantunya.

“Satu… Dua… Tiga… Emp—Yah! Taetae!!”

Mianhae Fany. Tapi kau sungguh manis, aku tidak tahan untuk tak menciummu.”

“Bintang-bintang bersinar terang malam ini.”

“Yeah, kau benar. Dan besok malam, mereka akan terlihat semakin bersinar.”

“Mmmm…”

Taeyeon tak memperhatikan jika bintang-bintang sungguh bersinar terang malam ini. Sebenarnya, ia tak peduli. Pandanganya terlalu buram untuk dapat melihat dengan jelas. Yang bisa ia lihat hanya butiran-butiran kristal yang kini membasahi wajahnya.

Tiffany, mengapa kau disini?

_____

Dengan susah payah Tiffany menyeret kakinya dari bar menuju kamar hotel dan mengantisipasi pertemuan kedua mereka yang menyeramkan namun tak dapat dielakkan. Setelah Taeyeon pergi meninggalkan bar, mereka bertiga memutuskan untuk memesan bir, meskipun Tiffany telah memesan beberapa botol sebelumnya, hanya untuk menenggelamkan kejanggalan yang ditinggalkan oleh Taeyeon.

Sekarang ini, saat Tiffany mendekati pintu hotel, ia merasakan setiap tetes alkohol dalam aliran darahnya menghilang begitu saja, hanya menyisakan rasa sakit akibat kesadarannya yang berangsur-angsur pulih.

Tiffany berdiri tepat di depan benda yang memisahkannya dari masa lalu dan masa depan. Ia menghirup udara sedalam-dalamnya. Tiffany bermaksud untuk mengetuknya kemudian ia tersadar, sekalipun merasa jengkel bahwa ia punya kunci kamarnya sendiri.

‘Kau barusaja melihatnya beberapa menit yang lalu, berbicara sebentar dan sekarang kau sudah membuat kekacauan…’

Sambil mendesah, ia menggesek kartu kuncinya dan membuka pintu itu secara perlahan.

“Mommy!!”

Ia seketika diserbu oleh anak perempuannya yang tengah bergelayut manja di kakinya setelah ia memasuki ruang tamu.

“Hi, sayang..” Tiffany mengangkat gadis kecil itu dan mencium dahinya, “apa yang sedang kau lakukan?”

“Aku terbangun dan Mommy sudah pergi.” Gadis kecil itu cemberut.

“Awww, sorry baby… Mommy bersama tante Yuri dan Jessica.”

“Tidak masalah Mommy, Aku bermain bersama T-Taey… Taetae!”

Baru saat itu, Tiffany menyadari bahwa ada orang lain di dalam ruang tamu. Ia menoleh ketika mendengar suara kikikan kecil dan untuk kedua kalinya dalam hari ini, ia merasa terkejut…

“Aku barusaja akan pergi tidur saat aku mendengar dia menangis di dalam kamarmu. Aku minta maaf karena masuk tanpa seijinmu namun aku harus masuk. Kupikir sesuatu terjadi padanya.”

Taeyeon tersenyum pahit ke arahnya sebelum memberi tatapan lembut pada gadis kecil itu.

Mata Tiffany terasa pedih saat ia mengeratkan pelukannya pada Juhyun yang sedang menenggelamkan kepalanya di bawah dagu Tiffany, gadis itu sudah hampir tertidur.

“T-Terimakasih, Taeyeon.” Katanya dengan gugup.

Keheningan yang meliputi mereka seolah membuat Tiffany mati lemas. Berada dalam satu ruangan bersama Taeyeon sama sekali tidak membantunya dan tanpa Jessica atau Yuri untuk memperbaiki suasana, ia merasa kikuk.

“Dia sangat cantik.”

“H-Huh?”

“Anakmu.”

“Oh, terimakasih….”

Tiffany tersenyum saat ia menyelitkan beberapa helai rambut dari wajah gadis kecilnya sebelum memberi kecupan lembut pada pipinya, sangat hati-hati agar tidak membuatnya terbangun.

“Sama seperti ibunya.”

Tiffany memberanikan diri untuk mengalihkan pandangan dari anaknya ke arah gadis yang sedang berdiri tepat di hadapannya. Detak jantungnya mulai berdegup liar dalam dadanya, ia sangat yakin jika Juhyun akan terbangun akibat suara debar jantungnya yang berdetak tak keruan.

Ia tidak tahu harus membuat kalimat seperti apa, ia bahkan tidak yakin bagaimana harus meresponnya. Bahkan, apakah ia layak untuk mendengarnya? Pikirnya. Meskipun hal itu mengaduk seluruh perasaannya dan membuat otaknya terhenti seketika.

Sebesar keinginan Tiffany untuk menghindari tatapan lembut Taeyeon, ia menemukan dirinya tenggelam semakin dalam pada sepasang mata coklat yang menyiratkan kesedihan.

Dan bahkan setelah sekian lama setelah Taeyeon mengucapkan selamat malam padanya, Tiffany masih berdiri di tempat yang sama sambil memeluk anaknya, berpikir bagaimana bisa ia melepaskan sesuatu yang paling berharga yang pernah ia miliki sebelumnya.

_____

Kring.

“Hallo?”

“Aku sedang dalam perjalanan kesana.”

“Tidak, tidak usah Sunny…”

“Iya, dan kau tidak dapat melakukan apa-apa.”

“Sun—..”

“Aku mennyusulmu kesana, dan ini sudah keputusan terakhirku Taeng,”

Sebuah desahan.

“Baiklah, hati-hati.”

“Pasti, dah..”

“Dah…”

Taeyeon melempar ponselnya kemudia ia mendengar benda itu melandas di suatu tempat dalam kamar tidurnya. Kejadian hari ini telah menguras banyak energinya dan sekarang dia hanya ingin menenggelamkan dirinya di bawah selimut dan tidur selama seminggu. Sambil mendesah, ia menyeret tubuhnya yang masih setengah basah ke arah kasur dan membenamkan wajah pada bantalnya. Ia ingin mencekik dirinya sendiri saat ini juga, mengakhiri hidupnya bersama semua beban yang dipikulnya dan meninggal dalam damai.

Namun tidak.

Ia mentertawakan keadaannya yang kian terjepit.

Taeyeon menyandarkan bahunya dan menatap langit-langit. Kamar tidur yang ia dapatkan cukup besar, nyaman dan sangat mewah. Namun saat ini, ia dapat tidur dimana saja dan dia tidak peduli. Persetan, dia bahkan takkan memperhatikannya. Karena satu-satunya hal yang ada dalam pikirannya saat ini hanyalah wanita yang berada di samping kamarnya.

Ia mengeluarkan rantai kalung dari dalam kausnya dan menatap sepasang cincin pernikahan yang tergantung disitu.

“Oh Tuhan, aku lupa dengan cincinnya!”

“Tenang Fany. Aku telah mempersiapkannya. Aku tahu kau terlalu stress dengan semua persiapan ini, jadi biarkan aku yang mengurusnya.”

“Okay TaeTae, terimakasih.”

Taeyeon mengambil salah satu dari sepasang cincin itu dan membaca tulisan yang terukir disitu sebelum memakainya.

Pertanda dari perasaan yang tidak diinginkan, melingkar tepat di jari tengahnya.

‘Kau bahkan belum pernah melihatnya sama sekali, Fany…’

Dia bahkan membuat desainnya sendiri.

_____

-To Be Continued-

Iklan

45 thoughts on “Back For Good Chapter 5”

Komentar tidak dipungut biaya ✿ Tae♡Ny ✿

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s