One Shoot, SNSD, SOSHI FF

Little Bridemaid [Drabble]

Bridesmaids are never going to upstage the bride.
Bridesmaids are never going to upstage the bride.

Hari ini seharusnya menjadi hari yang paling membahagiakan untukku. Bagaimana tidak, ketiga kakakku akan melangkah ke pelaminan. Aku, sebagai anggota keluarga yang paling kecil, memang diharuskan untuk mengalah beberapa dekade lagi untuk melangsungkan pernikahanku sendiri. Aku tidak menyesal juga, karena gap-ku dengan ketiga kakakku ini cukup jauh. Lagi pula aku masih belum tahu dengan siapa nanti aku harus memberikan karangan bunga pertamaku.

Nah, oleh karena itu, disinilah aku.. Membawa karangan bunga untuk ketiga kakak tercintaku.

Ngomong-ngomong, jangan salah ya.. Sekalipun aku adalah ‘yang terkecil’ namun aku diberi sedikit keberuntungan dengan menjadi ‘yang tertinggi’ OH! Tapi tidak lagi, kakak keduaku mendapat pasangan yang lebih tinggi lagi dariku.

Kakak pertamaku, dia sangat anggun. Dengan gaun dari bunga tulip yang dipintal dengan serat pohon maple tepat pada malam ulang tahunnya, dia tampak begitu memesona. Hey, jangan salah! Walaupun dia tampak begitu dingin dan icy.. Tapi jangan salah.. dia sebenarnya sangat sayang padaku. Dari ketiga kakakku dialah yang paling jago melindungiku dari kekuatan-kekuatan jahat yang berusaha mendekatiku. Ah, tatapannya bahkan mampu membekukan ujung daun terakhir di musim gugur. Di samping kakak pertamaku, berdiri pasangan hidupnya. Dia punya kulit kecoklatan, dan punya tubuh paling indah. Dia berjalan dengan gaun dari bunga Narcissus berwarna putih yang kontras dengan warna kulitnya. Memancarkan keberanian dalam dirinya. Aku senang kakak pertamaku akan memberikan karangan bunganya pada Yuri.

Lalu kakak keduaku, dia sangat imut dan periang. Dia adalah sinar kami. Dia berdiri bersama pasangan yang jauh lebih tinggi darinya. Kakak keduaku sangat pendek, tapi anehnya belahan jiwanya sangat tinggi. Bisa kau bayangkan? Hal itu tak berhenti membuatku tertawa. Mereka mungkin bukan pasangan yang serasi. Namun keduanya sempurna di mataku. Mereka berjalan dengan lucu menuju altar. Dengan gaun bunga Lilly dan dipintal oleh serat pohon Chestnuts yang dikenakan kakak keduaku, dan gaun dari bunga Anggrek yang dikenakan pasangannya Sooyoung, mereka tampak bercahaya.

Dan yang terakhir adalah kakak ketigaku, dia sangat cantik. Lihatlah senyumnya dan kau akan meleleh seperti parafin. Gaunnya yang terbuat dari bunga matahari dan dipintal menggunakan serat pohon Cypress bersinar, seolah memancarkan kecantikannya pada seluruh dunia. Kakak ketigaku ini memang paling cantik namun cukup ceroboh. Beruntung dia mendapat pasangan hidup yang begitu pengertian. Mereka sangat serasi, kalau boleh jujur, aku memang menemukan reaksi kimiawi yang berbeda dari kedua kakakku yang lainnya. Konektivitas keduanya memang tak terpisahkan. Mungkin selamanya, kuharap sih begitu. Aku hanya akan melihat kakakku bersinar hanya dengan Taeyeon. Oh, lihatlah gaun yang terbuat dari bunga Water Lilly (Teratai) Ungu yang dikenakan Taeyeon berayun begitu indah. Kau takkan tahu apa kekuatan yang tersembunyi di baliknya.

Nah, sekarang saatnya aku memebrikan ketiga karangan bunga ini pada kakak-kakakku.

Aku harus memberikan karangan ini secara berurutan. Pertama pada kakakku Sooyeon. Lalu pada Sonkyu dan terakhir pada Miyoung.

Aku akan berbohong jika aku bilang aku tak merasa iri pada mereka, namun peraturan di negeri ini yang tidak mengizinkan kami bisa naik ke pelaminan bersama-sama.

“Kau akan terlihat sangat cantik dua dekade kemudian Juhyun-ah.” Bisik Miyoung padaku saat aku memberikan karangan bunga terakhir di tanganku padanya.

Aku mengangguk. Aku bahagia untuk mereka, tentu saja.

Setelah prosesi selesai, aku kembali ke tempat asalku. Di atas pohon apel kesayanganku. Betapa aku membayangkan akan memakai gaun dari serat pohon ini.

Kemudian, tanpa disangka-sangka sebuah bunga Delphinium muncul di sampingku. Aku menoleh, dan mendapati seorang gadis sangat cantik tersenyum ke arahku dengan satu tangan menjulurkan bunga dan tangan lainnya menyeimbangkan dirinya di dahan terbesar.

“Hey, kau sendirian?” katanya masih tersenyum.

Aku mengangguk. Masih menggambarkan sosoknya dalam kepalaku. Wajahnya sangat cantik. Dia mengenakan gaun bunga mawar berlapis lavender. Kulitnya seputih susu dan senyum yang berhasil menginfeksiku.

“Oh, aku tahu… Kau adik dari ketiga pengantin wanita tadi ya?”

Aku mengangguk lagi, “bagaimana kau bisa tahu?”

“Aku tadi di barisan paling depan jika kau tak memerhatikan.” Lagi-lagi senyum itu.

Aku mengalihkan muka, takut akan melakukan hal-hal konyol yang tak bisa kukendalikan.

“Hey, mau main sebentar di rumahku?”

“Oh, di mana?”

“Negeri seberang. Aku tinggal di salah satu pohon Ash.”

Aku ragu-ragu. “A-aku belum pernah ke negeri seberang.” Jawabku jujur.

Namun, aku terkejut saat dia tertawa.

Sepertinya dia membaca ekspresiku dan berhenti. “Oh maaf, kupikir tadi kau bercanda.”

Kami terdiam selama beberapa saat sebelum dia kembali berbicara. “Kau benar-benar belum pernah ke negeri seberang ya?”

Aku menatap rerumputan di bawahku, merasa malu sekaligus menyedihkan.

“Jangan sedih, bagaimana kalau kau berkunjung ke rumahku saja. Akan kutunjukkan padamu bagaimana negeri seberang sebenarnya.”

Aku tersenyum mendengarnya, dan dia kembali tertawa. “Kau bersinar.”

“Maaf.”

“Nah, tidak masalah. Kau cantik.”

Aku tidak dapat menyembunyikan senyumku.

“Oh ya, aku adalah adiknya Yuri. Namaku Yoona. Kalau kau?”

“Aku Juhyun.”

“Siap pergi sekarang Juhyun?”

Aku mengangguk sebelum membiarkan Yoona menggandeng tanganku dan kami pun terbang melewati lautan menuju negeri seberang.

-THE END-

 By : Sasyaa95

Iklan

34 thoughts on “Little Bridemaid [Drabble]”

Komentar tidak dipungut biaya ✿ Tae♡Ny ✿

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s